METODOLOGI PEMBELAJARAN POINT COUNTER POINT

 

MAKALAH METODOLOGI PEMBELAJARAN

Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Kelompok

Mata Kuliah Metodologi Pembelajaran

Materi : Metode Pembelajaran Point Counter Point

Dosen : Cindy Marisa, M.Pd

 

 

Nama Kelompok :

1.     Muchammad Fatch Nuristiar. A (201801500608)

2.     Rifqi Ghordi Jannatayn (201801500627)

3.     Fazar Yahya (201801500594)

Kelas : R3F

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN SOSIAL

UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

JAKARTA

2019






KATA PENGANTAR

 

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tentang Metode Pembelajaran Point Counter Point

Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.

Penulis menyadari bahwa makalah ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun dari rekan - rekan sangat di butuhkan untuk penyempurnaan makalah ini. Atas perhatian nya kami ucapkan banyak terima kasih.

 

Jakarta, 10 November 2019

 

 

                Penyusun

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

 

KATA PENGANTAR .................................................................... i  

DAFTAR ISI ................................................................................ ii

BAB I PENDAHULUAN ............................................................ 1

A. Latar Belakang............................................................. ... 1

B. Rumusan Masalah............................................................ 1

C. Tujuan............................................................................. 1

BAB II. PEMBAHASAN .............................................................. 2

A.    Pengertian Metode Point Counter Point ........................ ... 2

B.    Tujuan Metode Point Counter Point.................................. 2

C.    Langkah – Langkah Penggunann Metode Point Counter Point                  2

D.    Keunggulan Metode Point Counter Point.......................... 3

E.    Kelemahan Metode Point Counter Point............................ 4

BAB III PENUTUP................................................................... ... 5

A.  Ringkasan........................................................................ 5

DAFTAR PUSTAKA..................................................................... 7

 

 

 


BAB I

PENDAHULUAN

 

A.     Latar Belakang

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan menjadi tugas dan tanggung jawab guru. Karena gurulah yang langsung membina para siswa di sekolah melalui proses kegiatan belajar mengajar. Namun mengupayakan peningkatan kualitas pendidikan ini bukanlah hal yang mudah, sehingga perlu adanya beberapa strategi yang perlu di gunakan dalam proses belajar mengajar. Salah satu yang termasuk ke dalam strategi belajar mengajar yang pernah di terapkan adalah Point Counter Point. Dalam makalah ini kami akan membahas strategi belajar mengajar Point Counter Point yang pada dasarnya membantu siswa untuk lebih mudah menemukan hasil yang lebih tepat mengenai sesuatu masalah, dan semoga makalah ini dapat memberikan pemahaman yang baik kepada para pembaca.

 

B.     Rumusan Masalah

1.         Apa Pengertian Metode Point Counter Point?

2.         Apa Tujuan Metode Point Counter Pont?

3.         Bagaimana Langkah – Langkah Penggunaan Metode Point Counter Point?

4.         Apa Saja Keunggulan Metode Point Counter Point?

5.         Apa Saja Kelemahan Metode Point Counter Point?

 

C.     Tujuan

1.      Untuk Mengetahui Pengertian Metode Point Counter Point.

2.      Untuk Mengetahui Tujuan Metode Point Counter Point.

3.      Untuk Mengetahui Langkah – Langkah Penggunaan Metode Point Counter Point.

4.      Untuk Mengetahui Keunggulan Metode Point Counter Point.

5.      Untuk Mengetahui Kelemahan Metode Point Counter Point.

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

A.     Pengertian Metode Point Counter Point.

Strategi pembelajaran Point Counterpoint adalah suatu cara dalam proses pembelajaran yang memberikan kesempatan pada siswa untuk aktif berargumen (mengajukan ide - ide, gagasan) dari persoalan yang muncul atau sengaja di munculkan dalam pembelajaran sesuai dengan aturan-aturan yang ada. Strategi ini merupakan sebuah tekhnik hebat untuk merangsang diskusi dan mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentang berbagai isu yang kompleks. Format tersebut mirip dengan sebuah perdebatan, namun tidak terlalu formal dan berjalan dengan lebih cepat.

Strategi ini sangat baik dipakai untuk melibatkan siswa / mahasiswa dalam mendiskusikan isu – isu kompleks secara mendalam.  Strategi ini dapat di terapkan jika guru hendak menyajikan topik atau permasalahan yang menimbulkan berbagai pandangan yang berbeda.

Metode ini membagi beberapa siswa dalam kelompok - kelompok kecil. Kemudian menugaskan setiap kelompok untuk membahas suatu materi atau persoalan tertentu dari berbagai sudut pandang, seperti kesehatan, religius, psikologis, hukum, sosial, dan sebagainya.

 

B.      Tujuan Metode Point Counter Point.

Tujuan Penerapan Strategi pembelajaran Point Counterpoint adalah untuk melatih peserta didik agar mencari argumentasi yang kuat dalam memecahkan suatu masalah yang aktual di masyarakat sesuai posisi yang di perankan.

 

C.     Langkah – Langkah Penggunaan Metode Point Counter Point.

1.      Pilihlah isu - isu yang mempunyai banyak perspektif.

2.      Bagi siswa / mahasiswa ke dalam kelompok - kelompok sesuai dengan yang telah anda tentukan.

3.      Minta masing - masing kelompok untuk menyiapkan argumen - argumen sesuai dengan pandangan kelompok yang diwakili. Dalam aktivitas ini, pisahlah tempat duduk masing - masing kelompok.

4.      Kumpulkan kembali semua siswa / mahasiswa dengan catatan, siswa / mahasiswa duduk berdekatan dengan teman - teman satu kelompok.

5.      Mulai debat dengan mempersilahkan kelompok mana saja yang akan memulai.

6.      Setelah salah seorang siswa / mahasiswa menyampaikan satu argumen sesuai dengan pandangan yang diwakili oleh kelompok nya, mintalah tanggapan, bantahan atau koreksi dari kelompok yang lain perihal isu yang sama.

7.      Lanjutkan proses ini sampai waktu yang memungkinkan.

8.      Rangkum debat yang baru saja dilaksanakan dengan menggaris bawahi atau mungkin mencari titik temu dari argumen - argumen yang muncul.

 

D.     Keunggulan Metode Point Counter Point.

1.      Dengan perdebatan yang sengit akan mempertajam hasil pembicaraan.

2.      Kedua segi permasalahan dapat disajikan, yang memiliki ide dan yang mendebat / menyanggah sama - sama berdebat untuk menemukan hasil yang lebih tepat mengenai sesuatu masalah.

3.      Siswa dapat terangsang untuk menganalisa masalah di dalam kelompok, asal terpimpin sehingga analisa itu terarah pada pokok permasalahan yang dikehendaki bersama.

4.      Dalam pertemuan debat itu siswa dapat menyampaikan fakta dari kedua sisi masalah. kemudian di teliti fakta mana yang benar / valid dan bisa di pertanggung jawabkan.

5.      Karena terjadi pembicaraan aktif antara siswa / mahasiswa maka akan membangkitkan daya tarik untuk turut berbicara, turut berpartisipasi mengeluarkan pendapat.

6.      Bila masalah yang di perdebatkan menarik, maka pembicaraan itu mampu mempertahankan minat anak untuk terus mengikuti pendapat itu.

7.      Untungnya pula tekhnik ini dapat di pergunakan pada kelompok besar.

 

 

E.      Kelemahan Metode Point Counter Point.

1.      Di dalam pertemuan ini kadang - kadang keinginan untuk menang mungkin terlalu besar, sehingga tidak memperhatikan pendapat orang lain.

2.      Kemungkinan lain di antara anggota mendapat kesan yang salah tentang orang yang berdebat.

3.      Dengan tekhnik berdebat membatasi partisipasi kelompok, kecuali kalau di ikuti dengan diskusi.

4.      Karena sengitnya perdebatan bisa terjadi terlalu banyak emosi yang terlibat, sehingga debat itu semakin gencar dan ramai.

5.      Agar bisa melaksanakan dengan baik maka perlu persiapan yang teliti sebelumnya.

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

A.     Ringkasan

1.        Strategi pembelajaran Point Counterpoint adalah suatu cara dalam proses pembelajaran yang memberikan kesempatan pada siswa untuk aktif berargumen (mengajukan ide – ide, gagasan) dari persoalan yang muncul atau sengaja dimunculkan dalam pembelajaran sesuai dengan aturan - aturan yang ada.

2.        Tujuan Penerapan Strategi pembelajaran Point Counterpoint adalah untuk melatih peserta didik agar mencari argumentasi yang kuat dalam memecahkan suatu masalah yang aktual di masyarakat sesuai posisi yang diperankan. 

3.        Keunggulan :

a)       Dengan perdebatan yang sengit akan mempertajam hasil pembicaraan.

b)      Kedua segi permasalahan dapat disajikan, yang memiliki ide dan yang mendebat / menyanggah sama - sama berdebat untuk menemukan hasil yang lebih tepat mengenai sesuatu masalah.

c)      Siswa dapat terangsang untuk menganalisa masalah di dalam kelompok, asal terpimpin sehingga analisa itu terarah pada pokok permasalahan yang dikehendaki bersama.

d)      Dalam pertemuan debat itu siswa dapat menyampaikan fakta dari kedua sisi masalah, kemudian di teliti fakta mana yang benar / valid dan bisa di pertanggung jawabkan.

e)       Karena terjadi pembicaraan aktif antara siswa / mahasiswa maka akan membangkitkan daya tarik untuk turut berbicara, turut berpartisipasi mengeluarkan pendapat.

f)       Bila masalah yang di perdebatkan menarik, maka pembicaraan itu mampu mempertahankan minat anak untuk terus mengikuti pendapat itu.

g)      Untungnya pula tekhnik ini dapat di pergunakan pada kelompok besar.

4.        Kelemahan :

a)       Di dalam pertemuan ini kadang - kadang keinginan untuk menang mungkin terlalu besar, sehingga tidak memperhatikan pendapat orang lain.

b)      Kemungkinan lain di antara anggota mendapat kesan yang salah tentang orang yang berdebat.

c)       Dengan tekhnik berdebat membatasi partisipasi kelompok, kecuali kalau di ikuti dengan diskusi.

d)      Karena sengitnya perdebatan bisa terjadi terlalu banyak emosi yang terlibat, sehingga debat itu semakin gencar dan ramai.

e)       Agar bisa melaksanakan dengan baik maka perlu persiapan yang teliti sebelumnya.

 


 

 

  

DAFTAR PUSTAKA

 

Hisyam Zaini, Bermawy Munthe, Sekar Ayu Aryani, Strategi Pembelajaran Aktif, Yogyakarta: CTSD, 2007.

HamrunI. Strategi Dan Model-Model Pembelajaran Aktif Menyenangkan. Yogyakarta: Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga. 2009

Marno, M. Idris. Strategi Dan Metode Pengajaran. Jogjakarta: Ar-Ruz Media, 2008.

Roestijah, Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta, 2008.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BK KARIR "KEMANDIRIAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR"

SKENARIO BIMIBNGAN KONSELING KELOMPOK